Thursday, November 29, 2018

PAXEL, Terobosan Baru Dunia Ekspedisi

Satu dasawarsa terakhir ini dunia online sudah menjadi sahabat untuk semua kalangan. Dengan kehadiran online shopers, e-commerce, dan berbagai start up baru yang semakin melengkapi kancah internet marketing. Saya pribadi sebagai penjual sekaligus juga pembeli menjadi bersahabat dengan jasa "ekspedisi". Yes, karena paket barang yang kita pesan atau kita jual siapa yang akan mengantarkan ke konsumen kalau bukan perusahaan penyedia jasa pengiriman atau ekspedisi. 
 
Transaksi jual beli dimulai, transfer dilakukan, lalu kita pun akan menunggu kiriman datang sampai ke lokasi tujuan. Pun sebaliknya, di sisi penjual begitu konsumen telah melakukan pembayaran, maka kirim paket harus segera dilakukan sebagai bagian dari fast response dan service excellent.

"Paxel" hadir memberikan warna dan nuansa baru di dunia pengiriman paket, dan siap menjadi pemain baru di dunia "logistik". Paxel merupakan perusahaan yang bergerak di bidang logistik berbasis aplikasi, dan menu utamanya adalah layanan "same day delivery". Paxel tidak ingin menggantikan perusahaan logistik lain, tapi Paxel mencoba menawarkan solusi yang berbeda. 
Yes, Same Day Service is The Value Proposition from Paxel.
 
Karena hal kekinian di dunia ekspedisi saat ini adalah layanan di hari yang sama, same day service, karena itulah Paxel hadir di Indonesia untuk #AntarkanKebaikan.




Sabtu, 24 November 2018, Paxel mengundang para blogger Jogja untuk hadir di Ling-Lung Kafe and Eatery dalam rangka launching Paxel di Kota Gudeg. Sekitar 40 orang lebih hadir di lantai 3 kafe tersebut. Kami duduk dengan posisi menghadap ke depan seperti di ruang kelas. Sebelah kiri diatur sofa empuk, sedang sebelah kanan kursi kayu jaman dulu yang mampu menghadirkan suasana Jogja tempoe doeloe.

Diawali dengan opening speech dari Mr. Bryant Christanto (Co Founder Paxel).
Dilanjutkan dengan perjalanan panjang penuh kisah religius sekaligus tausiyah dari Bapak Djohari Zein (Founder GBMI - Global Basket Mulia Investama / Holding Paxel).
Sesi berikutnya muncul wanita cantik dengan perjuangan dan aktivitas mulia, Valencia Mieke Randa, creator Rumah Harapan Indonesia.
Tak ketinggalan penjelasan teknis dan rincian kegiatan sehari-hari di Paxel disampaikan oleh Alexander Zulkarnain - Brand Happiness Hero dan Intan Saraswati - Chief Happiness Hero.
 
 
 
 
 




Super lengkap dari A sampai dengan Z, dipaparkan semua informasi tentang Paxel.
Hashtag sekaligus core Paxel adalah #AntarkanKebaikan, sedangkan tagline yang dihadirkan Make The First Move. Dengan tagar #AntarkanKebaikan, diharapkan Paxel mampu menebar kebaikan, Pak Djohari juga berharap, kami semua ikut mendoakan, agar kebaikan demi kebaikan mampu dihadirkan oleh Paxel.
 
Pax itu manusia, xel itu akselerasi, harmonizing between Pax and Xel, lahirlah Paxel.
 
Pesan Pak Djohari untuk para pebisnis, menurut saya terutama bagi para pemula, niatkan bisnis demi memberikan kebaikan kepada sesama. 

Kehadiran Paxel menjadi terobosan baru dunia ekspedisi, dan salah satu kelebihan yang dijanjikan Paxel yaitu Money Back Guarantee. Artinya, jika paket yang kita kirimkan terlambat maka uang kita akan kembali. 

Lalu siapakah yang mengantarkan paket kita, jajaran kurir di Paxel dipanggil dengan sebutan "Happiness Hero". Keren ya namanya, Happiness itu kebahagian, sedangkan
Hero adalah pahlawan, jadi pahlawan yang mengantarkan kebahagiaan, kece badai kan.

Siapa yang penasaran dengan Paxel?
Come on, come on gaaeeeesss, klik link di atas dan masukkan referal code nurulalamin81
 
Pertama kali saya mencoba sangat mudah, tinggal klik-klik saja, jika order telah masuk, kita akan dihubungi oleh pihak Paxel untuk konfirmasi. Karena keunggulannya "Same Day Service", jelas sangat membantu kita jika ingin mengirimkan paket dengan segera, terutama UMKM yang bergerak di bidang kuliner, seperti bakul sambal kayak saya, atau para owner usaha frozen food



Paket buat saya nih







Cekrek dulu sebelum paket dibuka

Taraaaa, ini isinya, souvenir dari Paxel
 


Paxel adalah model logistik yang menjadi solusi bagi logistik di Indonesia.
 

Monday, September 10, 2018

BULLET JOURNAL PERSEMBAHAN STANDARD PEN

Tunjukkan eksistensi dirimu dengan BULLET JOURNAL


Ikutan workshop "Bullet Journal", apaan ini ya 🙎 saya sempat membayangkan kami akan diajari bikin jurnal harian, dan ternyata apa yang saya bayangkan sama dengan penjelasan yang disampaikan oleh pakar Bullet Journal. Begitu daftar teman-teman yang akan ikut semakin bertambah, yang awalnya saya sempat bingung, akhirnya memantapkan hati untuk ikut, ditambah saya juga udah kangen berat dengan emak-emak blogger cantik Jogja.


Akhirnya hari Sabtu, 8 September 2018 jam 09.00 WIB saya berangkat dari rumah. Sebetulnya pagi itu badan saya enggak karu-karuan, sehingga efeknya saya kebablasan hingga Gedung Pasific, mendadak saya bingung JCM sebelah mana, padahal dari pojokan ringroad itu hanya beberapa meter saja. Alhasil saya pun puter balik ke utara, dan sampai JCM pun juga bingung, karena saya baru 3 kali datang ke mall besar yang ada di jalan Magelang ini.


Bersyukur, badan saya perlahan membaik, seiring melihat wajah teman-teman yang saya rindukan. Sebelum acara dimulai, saya pun sempat jeprat jepret dulu.







Sabtu dan Minggu, 8-9 September 2018 gelaran acara yang diselenggarakan oleh StandardPen ini bisa untuk semua kalangan, baik anak-anak, kawula muda, hingga emak-emak blogger. Bertajuk Kreatif Pasti Sukses, StandardPen berkomitmen mendampingi gerak langkah kita untuk menjadi pribadi lebih baik, senantiasa berpikir positif dan update dengan semua perkembangan, nah, asiiiiik kan.


Bullet Journal semakin populer di tahun 2017, sang creator seorang Product Designer dari Amerika bernama Ryder Carroll yang waktu kecil terkendala dalam belajar. Dengan perkembangan kreativitas, Bullet Journal bisa dikreasikan dengan berbagai jenis dan karakter kebutuhan. Baik sifat waktunya, misal harian, bulanan, hingga dalam interval satu tahun, atau disesuaikan dengan kebutuhan. Misal untuk to do list rutin hatian, kebiasaan baru yang ingin kita konsistenkan dalam keseharian sampai metrik pencapaian.  Semua sangat fleksibel jika diterapkan dengan kehidupan kita sehari-hari.


Selama ini saya hanya menuliskan di buku agenda yang kemana pun saya pergi selalu masuk ke dalam tas. Karena sekarang sudah mengenal Bullet Journal, maka semua bisa dituangkan dengan lebih kreatif dan menarik. Duo pembicara yang menerangkan tentang Bullet Journal ini masih sangat muda, Artika Dewanti (kami sempat ngobrol dan saling follow di IG), satunya lagi Nath Afnita (ini saya dapat dari blog nya Mbak Lusi, saya lupa mencatat namanya). Kedua gadis cantik ini dengan telaten muter dari satu meja ke meja yang lain, mencermati hasil karya terutama dari kami, para emak-emak yang memang hobi corat-coret.






Jangan pernah berhenti untuk berkreativitas ya guys. Maju terus setiap hari dengan semangat baru, dan tuangkan ide-ide brillian ke dalam Bullet Journal, pastinya dengan dukungan peralatan dari StandardPen 






Monday, March 19, 2018

Mitos atau Fakta, Suami Penyayang Pasti Mau Mencuci

((SALAHKAH JIKA SUAMI NYUCI?))





"Bu Amin, kok yang nyuci tadi Pak Amin"




Pertanyaan ini bukan kali pertama saya dengar sejak kami, saya dan suami hidup bersama kurun waktu 13 tahun ini. Dan biasanya yang bertanya kalangan ibu-ibu yang ibu-ibuuuuu banget, maksudnya ibu-ibu usia 50 tahun ke atas.




.

Bagi saya...

Tidak ada yang salah

Si ibu yang bertanya tidak salah

Saya pun juga tidak salah

Yang salah adalah suami saya (lhoh eh, bukan-bukan, becanda) .

Coba tebak jawaban apa yang saya berikan ke si ibu tadi

"Memang kenapa, Bu" (hiiisssh ini sih jawaban nyinyir, Rul, hahahahaha)

"Kami nyuci bersama, bu, tapi giliran jemur, hanya suami yang keluar rumah, saya masih dasteran (daster e suwek maneh)"

.

"Nyuci bersama"

Yups, karena mesin cuci bagian penggilingannya rusak, dan tidak ada niat untuk memperbaiki, jadi selama ini nyucinya pakai tangan, baru dikeringkan ke mesin.

Terkadang pas cucian ada 2-3 ember, kami memang ngucek dan bilas bersama. Tapi seringnya suami sendiri, karena tugas saya di dapur masak dan isah-isah, lalu membuat dapur kembali kinclong. Meski di dapur tak ada aktivitas, sering suami melarang saya bantuin nyuci.

Setiap saya tanya kenapa saya dilarang nyuci jawabannya "Nanti ndak capek, di kamar saja sana baca buku apa maen HP"

(Hareee geneeee model suami kayak gini udah banyak kan ya, bu ibu, mbak embak?)

.

"Wah, Mbak Nurul enak ya, pekerjaan rumah banyak dibantuin"

Sebelum menikah dulu, dalam benak saya, segala tetek bengek pekerjaan domestik adalah urusan istri. Jika kemudian Allah anugerahkan pasangan hidup yang ringan tangan dan luwes saja buat nyuci, dll nya, maka syukur dan syukur kepada Allah.

.

Yah, beberapa tahun terakhir, sejak RS menjadi langganan saya buat opname maupun rawat jalan, capek dikit vertigo, mikir dikit GERD kambuh, kena asap rokok dikit asthma kumat, suami memang lebih protektif ke saya, "ngeman nya to the max gitulah"

(Oiya, 3 tahun berturut-turut jika diaudit, soal presensi kehadiran, saya ranking paling atas, kebanyakan ijin tidak masuk kantor >> malah curcol)

.

Nah, kemudian kembali ke soal jika suami berkutat di belakang (urusan domestik)

Jadi, semua ini lebih pada perbedaan paradigma dalam masyarakat kita, baik tinggal di kompleks perumahan maupun di desa yang jarak rumahnya masih dipisahkan pekarangan dan kebun.

.

Golongan kasepuhan, memegang prinsip, haram hukumnya laki-laki itu melakukan pekerjaan rumah, ya nyapu, ngepel, nyuci, masak.

Sedangkan golongan kekinian berpikirnya sudah sebaliknya, bukan hal yang tabu laki-laki melakukan pekerjaan rumah tangga.

Apalagi di rumah tanpa ART dan ada 2-3 balita, tak sanggup lah saya membayangkan jika suami hanya ongkang-ongkang kaki, ngerokok sambil ngopi, terus pegang HP atau baca koran, sesekali ngajak maen anak, sedangkan istri ciat-ciiiaaaat, hakdeees hakdeeezzz di belakang.

.

Saya, sebagai ibu juga sudah ngajari anak untuk nyuci, isah-isah, nyapu, ngepel, masak mie, goreng telur/tempe/tahu/nugget.

Bahkan kadang saya minta Yazdan untuk mencuci bajunya sendiri. (Meskipun saya ulang lagi sih).

Jadi anak ini sudah lihai pekerjaan kaum hawa, saya ingin, Yazdan juga berprinsip sebagaimana laki-laki kekinian, SAY YES TO NYUCI, ISAH-ISAH, etc. (Hahahahahaha)

Lagian jika Allah ijabah besok Yazdan kembali mondok di pesantren kan sudah terbiasa.

.

Jadi, bu ibu, mbak embak

Yang suaminya mau berkecimpung dengan pekerjaan domestik, banyak-banyak bersyukur kepada Allah, harus makin sayang sama suami, ngomel dan ngedumelnya dikurangi (ngomong sama yang buat status), kan sekarang lagi musim ..... tetot (sensor).

.

Lalu bagaimana jika suami ga mau bantuin pekerjaan di rumah?

(1) Ya, harus tetap bersyukur

(2) Lobi suami minta ART

(3) Jika suami kurang berkenan ada ART, maka kerjakan pekerjaan semampunya

(4) Rayu terus suami, agar mau membantu

Jangan lupa doakan, karena hati suami kan dalam genggaman Allah.

(5) Cari duit sendiri (biar bisa bayar ART), yang masih happening sampai hari ini, jelas jualan online, asal pinter-pinter aja soal managemen waktu

.

Buat para gadis

Pas ta'aruf ajukan pertanyaan, apa calon suami bersedia turun ke dapur.

Dijamin jika laki-laki kekinian maka pasti jawabannya mau. Tapi jika laki-laki itu berpikirnya dengan pola jadul, ya, perlu dipertimbangkan lagi.

.

Bu ibu, mbak embak

Jika para suami memang kurang berkenan untuk melakukan pekerjaan rumah tangga, ikhlaskan saja, karena amalan yang dicatat oleh malaikat mutlak menjadi milik kita.

.

Buat bapak-bapak, mas-mas

Jika tidak berkenan membantu gak papa, asal ada anggaran buat bayar ART. Uang untuk istri ngaliiiiirrrr terus, istri juga sering diajak pigenik, dibeliin gamis, khimar, sepatu, lipenstik, dan juga SAMBAL TUNA, bisa dibeli di Dapur Samtun Like fanpage nya dulu ya (nyebai tenan ki seng gawe status)

.

Dan uswatun hasanah yang paling sempurna adalah bagaimana Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memberikan contoh dalam keseharian. Banyak buku yang mengisahkan kehidupan beliau sehari-hari, yang bisa kita jadikan suri tauladan.

.

Terakhir, ya bu ibu mbak embak

Mari saling mendoakan

Semoga pasangan hidup kita kelak juga bersama kita di surganya Allah.

Semoga Allah bimbing kita untuk semakin menyempurnakan iman kita, sehingga ketaatan kita kepada Allah Subhanahu wata'ala semakin bertambah.

Aamiin Aamiin Ya Rabbal 'aalamiin

Saturday, December 09, 2017

Rona Cantik Keluarga Harmonis bersama Resik-V dan HIJUP

Semangaaaat pagi sahabat muslimah yang luar biasa cantik.
Sudah bermimpi hingga hari ini?
Sudah berkarya dengan bukti nyata?
Sudah berkreasi dengan penuh cinta?
Jangan lupa untuk selalu bersemangat dan tersenyum manis menjalani hari-hari dengan penuh optimis dan hati sumringah.

Perempuan Indonesia wajib menjadi pribadi positif yang selalu menebar manfaat, dalam rangka menambah amalan kebaikan untuk tabungan di akhirat kelak.
Para perempuan yang hobi menulis dan mempunyai passion untuk menghasilkan karya melalui tuts keyboard, selalu mampu mengukir indah untaian panjang ratusan kata menjadi sebuah bacaan yang nikmat, syahdu, kadang muncul sisi romantisme, dan pastinya manfaat.





Yeeeaaaay, merekalah para blogger cantik dan menawan yang selalu siap menebar manfaat dengan karya berkualitas. Lihatlah mereka dengan saksama, senyum dan tawa tak pernah lepas dari bibir. Beginilah kami disetiap pertemuan, satu sama lain saling berpelukan, sehingga energi positif menyalur satu ke yang lain. Jabat tangan yang penuh dengan untaian pertanyaan apa kabar, tak lupa serangkaian doa kebaikan. Kami semua berusaha mengalokasikan waktu untuk mendatangi sebuah acara atau event yang memang kami diundang untuk hadir.

Bagi saya, ini sebuah rezeki membahagiakan. Bertemu dan berkumpul dengan para muslimah yang berdomisili bukan hanya di Jogja tapi juga dari Solo dan Purworejo. Kami semua mempunyai tujuan sama, menyalurkan energi positif dengan kebersamaan dan saling support dengan kebaikan. Dan acara di Greenhost Boutique Hotel adalah kali kedua di bulan Desember kami datang pada sebuah event.

#HIJUPBLOGGERSMEETUP X ARISAN RESIK
Gelaran acara di hari Sabtu, 25 November 2017 yang bernuansa hijau, dengan aroma rebusan sirih yang memberikan sensasi relax, serta bintang tamu cantik-cantik menjadikan waktu berjalan dengan cepat.
Nina Septiani, mamah muda dengan satu putri dan saat ini mengandung buah hati nomor dua. Memaparkan tentang keharmonisan hubungan pasutri. Memaknai ibadah dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Berikut tips lengkap dari Nina Septiani :
  • Komunikasi yang baik dan ideal antara suami dan istri, gali lebih intens apa kemauan pasangan kita
  • Menjaga kecantikan luar dalam
  • Rawat daerah intim
  • Mengagendakan “Me Time” antara suami dan istri
Bintang tamu kedua hadir dari PT Kino Indonesia, Ibu Yuna Eka K, beliau adalah Senior Public Relation dari PT Kino. Ibu Yuna menjelaskan manfaat dan kegunaan dari Resik-V Godokan Sirih, produk dari PT Kino yang membantu kaum hawa menjaga daerah kewanitaannya. Tak lupa Ibu Yuna juga berbagi tips untuk perempuan Indonesia, agar :
Jaga kebahagiaan diri kita sendiri, sebelum membahagiakan orang lain
Rawat diri, dengan tujuan untuk diri sendiri, sehingga hasilnya akan lebih maksimal
Jangan lupa jaga organ kewanitaan untuk keharmonisan keluarga
Di sesi Ibu Yuna, kami semua menjadi lebih tahu akan #ManfaatDaunSirih, sebagaimana dulu sering disampaikan oleh nenek kita, agar kita, para perempuan telaten merebus sendiri daun sirih untuk digunakan membersihkan daerah kewanitaan. Karena keluhan perempuan dalam keseharian, sering tidak nyaman di area Miss V, penyebabnya #keputihan. Dengan Resik-V Godokan Sirih kini lebih praktis untuk #mengatasi keputihan. Begitu sampai rumah dan mencoba sendiri, efeknya menjadikan area Miss V menjadi lebih nyaman. sehingga bisa bergerak dengan lebih gesit, karena buat saya mengurangi efek gatal juga.




Acara  sabtu, dua minggu yang lalu ini, menghadirkan juga teman-teman dari #HIJUPEvent, dan pastinya kami dapat oleh-oleh jilbab cantik full color, dengan pilihan warna kalem yang sangat memesona. HIJUP merupakan e-commerce muslim pertama dan terbesar di Indonesia. Koleksi yang dimiliki HIJUP membuat mata menjadi berbinar-binar, so, inilah yang melatarbelakangi HIJUP menyelenggarakan #HIJUPBloggersMeetUp, pas moment bulan November giliran Jogja yang menjadi tuan rumah berikutnya.
Yaaaay, inilah #HIJUPMeetUpYogyakarta.





Nah, buat teman-teman yang ingin memiliki produk dari HIJUP, ada voucher Rp 50.000 lho untuk pembelian mininum Rp 250.000, kode vouchernya HIJUPBMUYOGYAKARTA, berlaku hingga 31 Januari 2018. Teman-teman langsung bisa klik di HIJUP untuk melihat beragam koleksinya.

Rona cantik perempuan Indonesia seperti apa?
Seperti kami ini, cantik luar dan dalam.